Archive for August, 2009

 Elegi cinta Rani

“Tuhan, aku membuat goresan luka lagi di hatinya. aku sadar bahwa itu menyakitkannya, tapi aku tak juga menyudahi rasa sakit yang aku timbulkan untuk dia. Hati ini terlalu keras sehingga tidak membiarkan sejenak melemah dan menengok hati yang luka itu. Aku terlalu egois” Rani menutup buku diarynya, mengelap air matanya lalu merebahkan diri di ranjang, [...]



 Tunggu aku sampai waktunya tiba, sayang

Suara titik air hujan gerimis terdengar berirama, jatuh mencium dedaunan hijau muda di depan rumahnya. Sang daun menggeliat menerima ciuman sang air, ia tahan beban sang air yang semakin memeluk dirinya dalam genangan, perlahan daun hijau muda itu menundukkan punggungnya memberi lewat sang air agar bisa menciumi tanah merah di hadapannya. Sang tanah tersenyumsumringah menyambut [...]



 Awan kelabu di desa Penan-gi, Doba

“hmhhh!…..” pria itu menarik nafas lega “akhirnya bus itu datang juga, waaahh… penuh sekali. Apakah tujuannya benar?… aku akan cek dulu sebelum naik”. Karena bus melewati dirinya, pria itu bergegas berjalan sejajar bus dan bergerak ke arah depan bus untuk melihat tujuan yang tertulis di kaca depan. “ah, ya, Penan-gi !!” seru pria itu dalam [...]



 Pembunuh Berantai itu bernama Yordan

Yordan memberiku satu bundel dokumen. Melihatnya membuatku ingat akan sebuah kalimat yg keluar dari mulut temanku beberapa waktu sebelumnya “Aku dan kakakku sangat berbeda secara fisik maupun mental. Setiap orang yang melihat kami pasti berkata ‘oh ya, seperti bukan kakak beradik’ “.
Setelah aku melihat jelas Yordan, ternyata memang berbeda.
Warna kulit Yordan yang putih, ukuran tubuhnya [...]